Howto quite smoke permanently

April 15, 2008

Saya sudah hampir 1 tahun ini berhenti merokok. Mungkin 1 tahun tidak merokok masih belum bisa dibilang sukses berhenti merokok. Tapi dibandingkan sebelumnya saya mencoba berhenti merokok, selalu saja tidak bertahan lama. 1 tahun sudah sangat lama sekali bagi saya, sebelumnya paling lama hanya 2 bulan. Berhenti merokok itu memang susah – susah gampang. Hanya orang – orang beriman yang bermental baja dan baik hati saja yang mampu melakukannya. heheee..

Menurut hasil penerawangan saya (bertapa 7 hari 7 malam digunung bunder), orang berhenti merokok itu ada 2 macam:

Pertama, adalah menahan – nahan untuk tidak merokok. Berhenti dengan cara ini biasanya tidak akan bertahan lama. Karena orang tersebut hanya berusaha menahan diri untuk tidak merokok. Didalam hatinya masih tersimpan keinginan untuk merokok. Apabila melihat orang lain merokok, apalagi sambil minum kopi atau teh panas dicuaca yang dingin, maka orang tersebut pasti akan tergoda dan kembali merokok.

Kedua, adalah memang tidak ingin merokok lagi. Maksudnya adalah ketika berhenti merokok, dia memang sudah tidak ada keinginan lagi untuk merokok. Dihatinya sudah mantap untuk tidak akan merokok kembali. Bukan cuma sekadar menahan keinginan untuk merokok, tetapi memang sudah tidak ada keinginan lagi untuk merokok.

Sekarang masalahnya adalah, bagaimana memunculkan keinginan untuk tidak ingin merokok lagi?

Saya yakin, para perokok pasti sudah tahu dan menyadari bahayanya rokok. Jadi menakut – nakuti perokok dengan bahaya rokok dan penyakit yang ditimbulkannya sudah tidak akan mempan lagi.

Ok, saya sebenarnya hanya ingin sedikit berbagi cerita bagaimana akhirnya saya bisa berhenti merokok. Kunci yang saya lakukan untuk tidak merokok adalah membenci rokok. Bagaimana mungkin saya akan merokok kalau saya membencinya? Jadi yang saya coba lakukan untuk berhenti merokok adalah memunculkan pikiran untuk membenci rokok.

Yang ada dihati saya sekarang adalah, saya sangat menyesal sekali telah merokok selama ini. Saya telah menyia – nyiakan waktu, uang dan kesehatan hanya demi sesuatu yang sangat merugikan diri saya sendiri. Alangkah bodohnya saya telah merokok!! Saya telah diperbudak sekian lama oleh rokok. Saya pernah berjalan cukup jauh jam 2 malam saat gerimis mencari warung yang masih buka hanya karena ingin merokok (dasar bodoh). Belum lagi pusing – pusing, batuk, bau rokok dan rasa malas yang timbul sehabis merokok. Lengkap sudah kebodohan saya. Pikiran – pikiran itulah yang memantapkan hati saya untuk tidak merokok lagi.

Ya, saya kira itulah kunci yang tidak bisa didapat dibuku2 cara berhenti merokok manapun. Tapi sangat manjur sekali untuk saya. Sekarang walaupun ada hujan, badai, angin topan dan petir menyambar – nyambar saya tetap tidak akan merokok lagi. Go to hell cigarette’s!!

Tapi seperti kata seorang pakar, semua itu adalah pilihan. Pilihan kita lah untuk tetap merokok atau berhenti merokok. Mungkin disaat saya menyesal telah merokok sejak dulu, ada orang yang menyesal karena tidak merokok dari dulu sehingga sekarang malah menjadi perokok. 😛

Semoga tulisan ini dapat menyadarkan teman – teman saya yang masih menyia – nyiakan waktunya dengan merokok.

Selamat menikmati indahnya hidup tanpa asap rokok.

Salam.

Advertisements

9 Responses to “Howto quite smoke permanently”

  1. kuya Says:

    wahhh yang udah insyap setahun, alhamdulilah gw jg pengen euy tapi …
    susah euy bener kata loe di atas paling banter 2 minggu 🙂

  2. gembuls Says:

    semua cara sudah saya lakukan pak dokter, mulai dari puasa, masuk rehabilitasi, sampe minum jamu2an (biar rokok rasanya pahit), tapi hasilnya nol besar. saya ini perokok berat sejak 3 SD, apa saya harus di rukiyah yah (jah ga nyambung). mungkin klo gw udah punya anak-istri baru bisa berenti hiks..hiks!
    another suggestion please…

  3. 0nay Says:

    Iya, ntar berentinya klo paru – paru lo udah dipotong sebelah aja. hehee.. Cobain cara gw bul. Buat diri lo membenci rokok dan timbulin rasa menyesal karena udah ngerokok. Dijamin lo ga bakalan mau nyentuh rokok lagi deh.

  4. momogie Says:

    ” MEROKOK” idih amit-amit deh!!! 😀

  5. gedex Says:

    merokok tuh haram *lagi bakar marlboro :p

  6. athay Says:

    wah berarti bokap gw termasuk orang – orang beriman yang bermental baja dan baik hati dong? haha, secara bokap mulai ngerokok dari SMP n bole dibilang perokok berat, tp ini thn ke-4 doi berhenti.

    Congratz nay! for being orang beriman yang bermental baja dan baik hati 😀 cieeehhh

    ‘Start to live a healthy life without cigarettes’

  7. t33d Says:

    Dex, Warlboro itu kan rokok buat kuda….Iiuuuhh. Liat aja iklannya, isinya koboi dan kuda. Dan buktinya justru mulut si Kuda yang ber-asep.

  8. kumiz Says:

    beuh bocah mayoritas perokok aja pada so2an gie lu aja tiap abis sebungkus panik cari warung yang jual rokok apalagi si mbah marizan noh dah kurus kering masih aja suka bakar malboro, gw mah baru sampai mengurangi kapasitas rokok!!(mengurangi beli sendiri maksudnya :Gratis mode:ON)

  9. iwing Says:

    Saya ge hoyong berhenti total kang, tapi tacan tiasa masih keneh 2-5 batang sadinten ung.

    http://iwing.wordpress.com/green-box/aku-ingin-berhenti/


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: