Regular Expression Headache part one

December 18, 2008

regular_expressions

Pernah liat sintaks seperti ini?

sed -n 'G; s/\n/&&/; /^\([ -~]*\n\).*\n\1/d; s/\n//; h; P'

atau ini

id | sed -e 's/).*//; s/^.*(//;'

Kalau anda mengerti, berarti anda telah menguasai Regular Expression.

Tapi kalau anda malah sakit kepala ngeliatnya, selamat anda akan tambah sakit kepala. Silahkan dilanjutkan membacanya sampai sakit kepala anda hilang. 😀

Lanjuut..

ReGularEXpression, atau regex saya kutip dari wikipedia, adalah:

“Regular expression, dapat juga disebut pattern, adalah expresi yang mendeskripsikan set dari string. Biasanya digunakan untuk memberikan deskripsi singkat sebuah set, tanpa perlu untuk menjabarkan list semua element.”

Seorang system administrator unix, yang pasti akan sering berhadapan dengan script – script shell untuk otomatisasi systemnya. Pada shell script regex diperlukan untuk memfilter string yang mau kita cari. Dan pada shell script disystem unix pencarian string dengan regular expression akan sangat membantu.

Ada tiga bagian penting yg perlu diketahui untuk memahami regular expression. Anchor, Character Sets dan Modifiers Character. Anchor digunakan untuk menentukan posisi pattern yang berhubungan dengan baris text yang dicari. Character Sets, digunakan untuk mencari satu atau lebih karakter yang tepat dalam satu posisi pencarian. Modifiers Character, digunakan untuk mencari satu atau lebih karakter dalam pencarian berulang. “^#*.” adalah contoh regular expresion sederhana yang menggambarkan tiga bagian diatas. Untuk lebih jelasnya dapat merujuk kesini.

Pada system unix, regular expression yang digunakan adalah POSIX. POSIX adalah sebuah standar yang dikeluarkan IEEE untuk mendifinisikan sekumpulan layanan dalam sistem operasi.

Untuk memahami regular expression, pertama – tama yang harus dipahami adalah metacharacters. Metacharacter adalah suatu karakter yang mempunyai arti khusus (disamping arti sesungguhnya) yang digunakan program komputer, seperti shell interpreter atau regular expression. Jadi intinya, regular expression menggunakan metacharacter untuk mendeskripsikan string yang akan dicari.

Hmmnn.. Sudah mulai bosan?
Baiklah, akan saya lanjutkan dengan penjelasan dan contoh – contoh penggunaan regular expression pada postingan berikutnya.
But, if I’m not to lazzy to do it.. 😀

Happy Scripting.

Advertisements

6 Responses to “Regular Expression Headache part one”

  1. gedex Says:

    txt.replace(/\w*(wtf)\s+/i, “What the Fuck?!”)

  2. adhi Says:

    ayoo dong om onay… terusin lagi tutorialnya… !!!

  3. siswaplus Says:

    regexp — {^(NEW SLAP: (.*?) pimp slaps (.*?) with (.*?))$} $arg -> by who with

    tcl/tk style regex 😀

  4. gembuls Says:

    waduhh pusing ◦”#T_T#”:=p$\\(.)(.)//swt[-_-]’©@p3.Ð-€-H/

  5. onay Says:

    Dooh, salah nih gw ngebahas ginian. Orang jago semua yg bales. Hiks.hiiks..

  6. momogie Says:

    ajarin dong bang onay, gw disuruh sama boss tato belajar gedex eh salah regex maksudnya


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

%d bloggers like this: