Posts Tagged ‘pendidikan’

From shoeshine boy to PhD

January 19, 2010

Judul postingan ini saya kutip dari tweet @thejakartaglobe yang memberi link keartikelnya disitus http://thejakartaglobe.com dengan judul artikel “Pauper to Professor: Overcoming Adversity in the Education System”.

Apa yang menarik dari artikel tersebut adalah, kisah perjalanan seorang penyemir sepatu yang sekarang telah berhasil meraih gelar Doktornya. Bagi yang mau tau ceritanya, silahkan baca langsung pada artikelnya diatas. Karena yang mau saya tulis disini adalah curahan hati saya akan pendidikan yang terinspirasi dari semangat seorang Basuki Agus Suparno akan pendidikan.

Sebelum membaca berita diatas, saya adalah seorang pesimis yang memandang pendidikan adalah omong kosong dinegara nan korup ini. Saya pernah menjustifikasi bahwa hanya ada 2 orang yang mampu mencapai pendidikan tinggi di Indonesia. Pertama adalah orang yang “sangat pintar” sehingga dia bisa dapat beasiswa untuk pendidikannya. Dan yang kedua adalah “orang kaya” yang bisa membiayai sendiri pendidikannya. Sedangkan saya yang berada pada posisi “Tidak begitu pintar” dan “Tidak begitu kaya” adalah mimpi bisa melanjutkan kuliah sampai kejenjang master atau bahkan sampai ke doktoral.

Penyebabnya hanya satu. Biaya pendidikan yang terlalu mahal. Yang menyebabkan Impian saya untuk meneruskan kuliah sampai master adalah menjadi sangat berat untuk diraih. Butuh semangat yang tinggi dan kerja keras extra untuk bisa mewujudkan cita – cita saya. Bila tidak cita – cita saya akan padam seiring dengan waktu dan keadaan.

Siapa yang harus saya salahkan? Apakah para pemimpin bangsa yang tidak peduli akan pendidikan, nasib saya yang kurang beruntung lahir ditengah keluarga yang “Tidak begitu kaya”, atau menyalahkan diri sendiri karena saya “Tidak begitu pintar”? Yang jelas, saya tidak akan kalah oleh nasib, dan akan terus berusaha menjadi lebih pintar. Mudah – mudahan akan banyak sosok seperti Basuki Agus Suparno yang bisa memberi semangat saya ataupun orang lain yang mungkin bernasib sama seperti saya.

Atau andaikan Pemerintah kita mau sedikit saja peduli akan pendidikan. Seperti artikel yang saya baca tentang Kosta Rika yang membubarkan angkatan bersenjatanya dan berinvestasi dalam pendidikan. Semoga dimasa depan orang – orang yang “Tidak begitu pintar” dan “Tidak begitu kaya” ini tidak perlu lagi bekerja extra keras untuk mengejar cita – citanya akan pendidikan karena pendidikan yang akan memberikan kesempatan pada mereka sama seperti pendidikan memberi kesempatan pada mereka yang pintar dan kaya.

Semoga.

Advertisements